Bibliography

Meja Bundar CoverAzzuhri, Elias, dan Kirani adalah sahabat lama yang sudah lama tidak berjumpa. Dulu mereka pernah membuat perjanjian bahwa sepuluh tahun lagi akan bertemu, hanya bertiga, tanpa keluarga atau pasangan. Beberapa bulan sebelum waktu pertemuan, Elias mengajak mereka bertemu di sebuah hotel untuk memainkan sebuah permainan yang bernama Sincerity. Dia mengatakan bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengisi reuni mereka. Namun mereka tidak menyangka, bahwa 18 jam yang dihabiskan untuk memainkan Sincerity akan membawa dampak yang sangat besar bagi hidup mereka.

Akhirnya setelah absen kurang lebih lima tahun, keluar juga novel keenam. Secara cerita, saya bikin peningkatan. Semacam meningkatkan level kesulitan dalam membuatnya. Awalnya saya hanya mencoba-coba, tapi ternyata behasil, dan saya harap ini bisa jadi pondasi untuk gaya novel saya yang berikutnya.

Info Pembelian

aaa


Fortunali cover 1 sisiBagaimana jadinya kalau Dewi Fortuna yang pemarah bertemu dengan Muhamad Ali yang pengalah? Apakah mereka akan jadi pasangan keberuntungan atau justru pusaran badai (fortunali) yang tak pernah tenang?

Pertemuan keduanya pun diwarnai badai kecil yang lama-lama membesar. Mulai dari perginya kakak Dewi ke Hongkong, Ali yang serba tidak tegas, teman-teman Ali yang kocak tapi menjengkelkan, dan pertengkaran-pertengkaran yang tidak ada habisnya

Ini novel saya yang kelima. Terbit tahun 2012 di penerbit Great Publisher. Ini pertama kali saya melakukan adaptasi film menjadi novel (bukan sebaliknya), ternyata proses novelisasi itu menarik juga, saya tetap bisa bermain dengan berbagai sudut pandang, dan yang pasti harus tetap menjaga alur cerita filmnya. Kalau membeli novel ini, akan langsung dapat bonus DVD filmnya, judul: Me, My Sister, and Muhamad Ali (Iqbal Alfajri, 2010). Film panjang yang durasinya sekitar 90 menitan, meski saya yang ngedit itu film tapi saya lupa lagi durasi pasnya… hehe

aaa


SUWUNG CoverSebuah peternakan babi berdiri di tengah masyarakat yang kurang mengerti. Pro dan kontra terjadi, membawa kita mengenali sosok Irwan Rahardian. Tapi sosok itu tidak sendiri, ada sosok-sosok lain yang menemaninya, membentuk jalinan benang merah yang tak kasat mata.

Ada Indra Pratama, seorang penulis yang selalu dihantui masa lalu dan memiliki kepribadian kedua bernama Sulisati. Ada Airin Rahimi, psikolog yang sangat mengerti apa yang terjadi pada Indra dan sekaligus mengerti solusinya. Lalu Afrina Zakiah, gadis pemurung yang sangat akrab dengan coretan-coretan di buku ilustrasinya, gadis ini memiliki masa lalu dengan Indra yang menuntut untuk segera diselesaikan. Masing-masing dari mereka tanpa sadar memiliki keterkaitan, mungkin diciptakan oleh masa lalu, mungkin juga bukan. Tapi mereka semua memerlukan sebuah jawaban.

Namun sebuah jawaban kadang datang dengan cara yang sangat misterius dan tidak dimengerti. Kadang datang berupa kehidupan, kadang datang berupa kematian. Kadang berupa perjumpaan, kadang sebuah perpisahan. Kadang berupa tikaman tajam, kadang berupa senandung lembut.

Novel ini, bercerita tentang para jiwa yang mencari sebuah jawaban, lalu mereka menemukan jawaban itu dalam sebuah perjalanan yang mereka tempuh dengan penuh misteri. Tentu, karena hidup adalah misteri itu sendiri…

Nah, ini novel saya yang keempat. terbit tahun 2012 di penerbit Republika. Secara cerita novel ini merupakan lanjutan novel pertama. Tokoh-tokoh dan karakternya sama, setting tempat relatif sama tapi waktunya beda. Disini tokoh-tokohnya sudah beranjak dewasa, sekitar pertengahan 20-an. Novel ini jadi finalis (10 besar) lomba novel Republika 2011. Kalau diperhatikan, di novel ini saya pertama kali pakai nama asli “Hendra Purnama”, ada sih alasan khususnya yang kalau saya tulis di sini bakal terlalu panjang. Tapi intinya, sekarang saya akan mulai pakai dua nama, Hendra Veejay untuk buku-buku komedi dan urusan film, lalu Hendra Purnama buat buku-buku yang seriusan.

Info Pembelian

aaa


396365_3305161552005_281407255_nNegeri 5 Bahlul merupakan sebuah penciptaan dunia mahasiswa-mahasiswa bahlul nan galau. Mereka yang tiap harinya bergelut dengan kebosanan tugas kuliah seambrek. Ternyata menjadi mahasiswa itu memang sussaah! Dasar bahlul yang otaknya memang jauh dari namanya ˜normal”. Walaupun bahlul dan konyol tetapi ternyata mereka mempunyai sebuah kekuatan super yang berbeda setiap mahasiswa. Kekuatan apakah yang mereka dapatkan tersebut? Apa kekuatan super itu bisa menolong kebahlulan mereka? Heumm kayak ngga deh!

Nah yang ini novel ketiga, terbit tahun 2012 di penerbit Rumah Ide. Novel ini adalah salah satu resolusi pribadi saya untuk menjaring teman-teman penulis baru yang masih takut-takut nerbitin karya. Jadi ini buku saya tulis berdua sama teman yang namanya Ridwan Santika. Genrenya komedi (Sengaja saya pilih fokus di komedi buat proyekan macam begini, soalnya terasa lebih ringan buat ditulis, baik buat saya pribadi atau buat penulis yang baru-baru itu.

aaa



6130_1179635415180_1357005390_2363884_7398591_nSekece – kecenya hantu, sewangi – wanginya hantu, siapa sih, yang sudi bertemu dengannya? Sumpah, kalau yang namanya hantu, tetap aja bikin kita pengen ngibrit, nyungsep di kolong tempat tidur, dan nggak keluar – keluar lagi sebelun dia akhirnya ngaku kalah main petak umpet sama kita. Dan, itu juga yang sedang menimpa Boni, Dani, Menyos, dan Karissa. Bermula dari kasus penampakan pocong di warung Koh Abun, kutukan hantu rupanya masih terus berlanjut, dan mereka kudu amprokan sama hantu aneh yang beraroma jeruk nipis.

Hahah… gokil abis! Nggak nyesel kenalan sama hantu yang suka jeruk nipis. (Ali Muakhir, penulis 300 judul buku)

Hantu ngesot… biasa. Hantu terowongan… juga biasa. Tapi hantu yang doyan jeruk nipis buat ngobatin batuknya yang udah kronis… hehe, kayaknya cuma di buku ini deh. Makanya cepetan bawa ke kasir! (Asma Nadia, penulis buku-buku best seller)aaa

Ini novel kedua saya, terbit tahun 2009 di penerbit Tiga Serangkai. Nulisnya 4 bulan, dan inilah pertama kalinya saya mencoba nulis naskah komedi. Sejauh ini saya pikir hasilnya ya baik-baik saja. Minimal ada beberapa orang yang nge-add di Facebook gara-gara baca ini… meski kalau mau jujur saya ngerasa pas bikin novel ini lagi nggak maksimal banget nulisnya.

aaa


n1357005390_2219680_2514388Sejak terbentuk titik temu dalam hidup kita sesungguhnya belum pernah sekalipun kulihat dirimu tersaput amarah sedemikian rupa. (Apakah benar kau marah?). Biarkan waktu yang membuktikan dan desir angin membawa jawabannya ke hatiku. Kita akan lihat nanti apakah aku yang menangis atau kau yang tertawa. Kucoba mengejar semua yang kutinggalkan Walau harus kuakui semuanya kulakukan hanya untuk mengikutimu. Pada jejak berikutnya aku berusaha melampauimu hanya untuk membuatmu kagum. Sejak saat itulah kupahami bahwa hakikat cinta tidak akan pernah terganti, hanya cara mengekspresikannya yang akan berubah

“Masihkah Senyum itu Untukku” memotret dengan begitu jujur wajah dua remaja saat disapa cinta. Dalam bingkai yang sangat natural. hendra Veejay bercerita tentang cinta antara Zaki, gadis yang gamang dan Indra yang introvert. Dua karakter yang memiliki kedalaman. Bahasa yang puitis dan romantis semakin mengantarkan pembaca tak berjarak dengan dua sosok ini. Sebuah novel yang memperkaya hati! Menyentuh!

Ini novel pertama saya, ditulis tahun 2005, terbit di penerbit Zikrul Hakim. Ini saya nulisnya 1,5 tahun (lama ya? soalnya sambil belajar nulis sih…). Sekarang sih kl dicari sudah nggak ada… tapi kabar-kabarnya sih masih ada yang pengen, jadi sekarang saya lagi mikir buat diterbitin ulang. Cuma bingung, mending nerbitin indie apa dikasihin lagi ke penerbit major ya? memangnya ada gitu penerbit yang mau nerima naskah yang udah pernah terbit?

Info Pembelian

aaa

aaa

Share This: