Kesan Canon IXUS 160

Menurut saya—selain Powerbank—salah satu senjata pembunuh bayaran blogger yang cukup penting adalah kamera digital. Soalnya, akan lebih bagus kalau postingan kita dilengkapi foto, dan kalau bisa sih fotonya dari jepretan pribadi, lagipula kan nggak mungkin juga kita pinjem kamera temen tiap kali mau review sesuatu. Tapi kemarin-kemarin saya pake cara itu kok, soalnya saya ga punya kamera digital, terus spec kamera HP juga cuma 3MP, sementara rata-rata kamera yang bagusan dikit kan minimal 8MP atau 16MP. Jadi biasanya, saya pinjem HP temen yang kameranya bagus, terus ntar dia kirim hasil gambarnya via WhatsApp.

Ribet banget kan?

Nah, ceritanya kemarin saya liat iklan di status FB temen, dia jual Canon IXUS-160, harga 900k (harga barang baru sekitar 1,2 atau 1,3), baru dia pake 9 hari (SEMBILAN HARI! Buset!), alasan jual: karena dia baru aja dapet Samsung NS3000 kampret banget dah! (kalo liat kebiasaan dia, itu si Samsung kemungkinan didapet dari nyegik, hadiah lomba blog, ngerayu om-om, atau nuyul) .

Entah kenapa, mendadak saya gatel banget pengen beli itu barang. Padahal duit lagi ga megang, ada juga duit di celengan… tapi sebenarnya itu adalah tabungan buat bikin film.

Tapi setelah ditimbang-timbang… rasanya sudah terlalu lama saya minjem kamera orang, sudah waktunya punya kamera sendiri… apalagi kemungkinannya akan agak lama kalau saya harus nunggu punya tipe DSLR (keburu bangkotan!), itu di luar sudah banyak lomba foto nungguin, banyak objek yang harus direkam, banyak barang yang harus direview… masa harus dibiarkan cuma gara-gara alasan klasik: belum punya kamera, alasan alay yang pemalesan!

Akhirnya, karena dalam hidup itu yang penting adalah ACTION… maka saya action: bongkar celengan, ambil duit tabungan film… dan transaksi dengan dia, tentu setelah nego mati-matian-abis-abisan-plus nyembah-nyembah, lepaslah itu barang dengan 800k. Sip!

Setelah dipakai beberapa hari, inilah kesan saya pada Canon IXUS-160:

HASIL GAMBAR. Dengan resolusi kamera 20MP dan focal length 5.0-40.0 mm, maka kontras yang dihasilkan oleh Canon IXUS-160 ini cukup tinggi, hal itu bikin gambar yang dihasilkan di focal length terlebar pun tetap akan punya ketajaman yang cukup baik (apalagi jika didukung cahaya yang cukup). Besaran gambar maksimal kamera ini 5152 x 3864 px, dengan ukuran segitu maka hasil fotonya masih bagus kalau mau diprint seukuran kertas A2. Resolusi fotonya tapi 4:3… sesuai sama ukuran foto buat Instagram, saya belum nemu setingan ke resolusi 16:9, sepertinya memang nggak ada deh.

FOCAL LENGTH. Bicara tentang focal length ini… salah satu feature penting Canon IXUS-160 yang sulit ditandingi smartphone dengan kisaran harga yang sama adalah fungsi zoom optik 8x. Dengan zoom optik sebesar itu, maka focal length kamera ini ekuivalen dengan lensa 28-224 mm, atau film 35 mm. Namun, ketajaman gambarnya jadi sedikit berkurang saat kita pakai focal length terpanjang, atau di posisi tele. (Nggak apa-apa lah, toh saya lebih percaya dolly track daripada zoom, hehe)

KECEPATAN. Kecepatan adalah hal yang penting dalam mengambil gambar, soalnya kalau lambat nanti bisa saja momennya lewat. Nah, ternyata Canon IXUS-160 ini punya kecepatan yang mengagumkan, misalnya: dari mulai tombol on/off ditekan sampai si kamera siap digunakan itu hanya sekitar 0,7 detik! Lalu saat digunakan untuk memotret, Canon IXUS-160 bisa menunjukkan kecepatan autofocus yang prima. Saat dipakai di dalam ruangan, respon autofocus-nya tetap cepat. Sip!

VIDEO. Masih belum jelas sih apakah saya akan pakai kamera ini untuk bikin film atau tidak, tapi ketika nyoba fitur videonya, sepertinya sih bisa-bisa saja (meski kalau ada Sony HXR-MC 1500 yang bisa dipinjem gratisan, sepertinya saya milih yang itu aja… hehe). Dengan kecepatan rekam 0,8 frame per detik dan resolusi maks HD 1280 x 720, rasanya kalau saya mau bikin web series buat dipasang di YouTube sih masih bagus. Kelemahannya mungkin… karena kamera ini tergolong kecil dan ringan, (berat 127 gram, dimensi panjang 95,2 x 54,3 x 22,1 mm) maka potensi shaking nya akan sangat terasa kalau kamera digerakkan … solusinya sih ya antara lain pakai tripod, dan banyakin aja still. Beres!

PENGATURAN. Canon IXUS 160 ini cocok banget buat pemula yang nggak mau ribet soal setingan, karena mode Auto nya saja sudah bagus. Tapi kalau yang suka nyeting-nyeting dan bereksperimen juga jangan khawatir, fungsi di kamera ini banyak, saya sendiri sampe tulisan ini dibuat baru nyobain mode: Auto (32 scenes detected), P, FaceSelf-Timer Miniature Effect, Toy Camera Effect, dan Monochrome. Sisanya masih ada Portrait, Live View Control, , Low Light (5.0 MP), Digital IS, Fish-eye Effect, , Super Vivid, Poster Effect, Snow, Fireworks, dan Long Shutter. Termasuk belum sempet juga eksperimen ngatur-ngatur White Balance, Exposure, ISO, atau Light Metering… nanti aja deh. Tapi yang penting, fungsi itu ada.

Ini adalah hasil jepretan pertama dan kedua. Foto pertama pas perjalanan pulang dari rumah temen itu, foto kedua pas kebetulan saya baru nyampe rumah dan nemu kucing lagi bengong di teras, semuanya pake mode Auto, tanpa flash:

IMG_0132
JUDUL FOTO: Split by da Cable

 

IMG_0162
JUDUL FOTO: Apa Lu Liat-Liat?!

Intinya sih, saya cukup puas dapet kamera ini… semoga kamera ini jadi jalan buat karya-karya saya berikutnya, aamiin… dan rencana selanjutnya? tentu saja: nyari info-info lomba foto! []

aaa

aaa

Share This:

Related posts:

Laser Auto Focus, Bikin Candid Jadi Bagus!
Kadang kalau lagi waras, saya sering berpikir tentang kehidupan (cieeee… kehidupan). Yang dipikirin adalah kehidupan sayasendiri lah! Ngapain mikirin kehidupan orang lain? Ga ada kerjaan banget mikiri...
Cinta Indonesia? Pakailah Advan I5A 4G LTE
Kita semua tahu bahwa ada banyak cara untuk mencintai Indonesia, salah satunya adalah dengan menggunakan produk dalam negeri. Tapi meskipun begitu, kenyataannya masih banyak dari kita yang tidak pedul...
Tanggal Tua, Ayo Kita Belanja
Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall. Pagi ini saya me...
Lewat Asimilasi, Menuju Koperasi yang Tak Mati-Mati
Ada kabar yang menyebutkan bahwa tahun 2016 kemarin, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan membubarkan 61 ribu Koperasi di seluruh Indonesia.[1] Ah, semoga ada yang benar-benar melihat b...

SiHendra

Novelis. Editor Film. Sutradara. Blogger. Diam-diam suka sama Raisa. Penggemar Nasi Goreng. Paling benci dibilang cerewet dan disuruh diem.

10 thoughts on “Kesan Canon IXUS 160

  • 07/12/2015 at 11:52
    Permalink

    Mang tulisanna alus euy geus ciga penulis profesional (padahal heeh hehe…) tertata dan berurutan enakeunlah dibaca

    Tah aya hal lain nu deuk sayah tanyakeun emang mun nyieun pilm make camera pocket kitu mang? Lain nu badag tea ciga ti Tipi? Mun heuh sayah ge deuk nyobaan ah nyeun pilm pendek

    Oh hiji deui mang cikan share karya pilmna mang hayang lalajo yeuh

    Hatur nuhun

  • 08/12/2015 at 02:00
    Permalink

    nuhun… saya masih belajar nulis

    ih bang, jangankan pocket… bikin film mah pake kamera HP ge bisa… asal ngerti 2 hal: ceritanya sudah mantep, dan kita kenal plus-minus kamera yang ada. Misalnya, kalau pake kamera HP ya bikinlah cerita yang banyak close up… karena jenis kamera tersebut agak susah nangkep suara dan jelek kalau longshot, lalu nanti pemutarannya ya jangan di layuar lebar karena pasti gambarnya pecah… begitu seterusnya.

    Main atuh ke YouTube, channel Hendra Veejay

  • 08/12/2015 at 06:25
    Permalink

    Siap mang dipilarian eta channel btw what is the title of best movie that you have produced? I wanna watch it first. Tengkyu mang

  • 04/07/2016 at 20:11
    Permalink

    Bang ane punya ixus 160 ko kadang suka burem sendiri ya, seting pengaturan nya gimana ya bang biar gk burem, makasih kang

  • 07/07/2016 at 02:08
    Permalink

    wah, sama… punya saya juga sekarang sering ilang fokus sendiri… jadi agak sulit buat rekam video karena 15 detik sudah lost focus

    Tapi (perkiraan sih) kalo saya karena waktu itu sempat kena lembab, penyimpanannya nggak bener… mungkin begitu. Bawa aja deh ke service centre…

  • 27/05/2017 at 12:30
    Permalink

    bang ini aku juga ounya ixus 160 tapi kalau buat video di tempat sepi kok kadang bunyi suara “kluthuk kluthuk” kaya suara mesin kamera itu , punya kamu juga gitu gak bang ?

  • 28/05/2017 at 08:25
    Permalink

    iya punya saya sama, itu tuh karena dalemnya sempat lembab. Tapi soal perbaikannya nggak tahu deh… punya saya juga sekarang nggak dipake video lagi.

  • 30/08/2017 at 06:36
    Permalink

    Abang aslinya org mana?

  • 01/09/2017 at 08:16
    Permalink

    dari Bandung, tapi sekarang lagi tinggal di Bontang. Risma asli mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published.