Olivia Lubis, si Anak Baik

Biodata Olivia LubisBaiklah, setelah beberapa episode gue menampilkan aktris luar, sekarang waktunya kembali ke artis Indonesia. Dan yang jadi “korban” kali ini adalah Olivia Lubis Jensen.

Menurut data di Wikipedia, dia lahir di Denmark, tanggal 11 April 1993. Ah, cuma beda 10 hari plus 11 tahun sama gue. Dia awalnya tinggal di Bandung, dan sekolah di Bandung International School. Tapi terus dia pindah ke Jakarta, dan pindah sekolah ke Australian Internasional School. Awal dia masuk ke dunia film adalah ketika secara kebetulan dia ditemukan di sebuah Mall di Bandung (nggak tahu juga mall apa) oleh pencari bakat dari WannaB Pictures yang memang sedang mencari pemeran utama film Bukan Cinta Biasa (Benny Setiawan, 2009). Maka dari itu gue pertama kali lihat main itu di film BCB tadi. Dan sumpah mukanya bedaaaa banget sama yang sekarang suka tampil di infotaiment, dulu dia unyu tapi kok sekarang kelihatan tua ya?

Ehm, sebenarnya kalau ngomongin film BCB, ada rasa dosa juga karena gue terbiasa—eh mungkin orang lain juga sih—mendiskreditkan film Indonesia. Euh, beneran… itu sikap yang buruk terutama buat yang mencoba jadi kritikus film kaya gue. Jadi bawaannya kalau lihat film Indonesia itu pikirannya jeleeeekkk aja, padahal nggak semua kaya gitu kan?

Nah, ketika akhirnya gue menonton BCB dan mendapati bahwa itu film yang bagus, ringan, dan joke nya nggak garing (kecuali beberapa scene dan dialog yang gagal, tapi masih dalam taraf yang bisa dimaafkan lah)… perhatian gue berikutnya adalah ke aktris utamanya.

Terus terang gue mesti muji aktingnya. Sampai-sampai sutradara gue juga menyesal nggak nemuin Olivia duluan, soalnya buat urusan bikin film… salah satu yang layak dikategorikan sebagai “surga dunia” adalah ngeliat Dewi Persik beradegan seks dapetin artis baru, fee nya murah, dan jago akting. Bagus juga kalau ditambah dengan efek: ABG segar, cewek cantik dan lincah (euh, PLAKK!!!)

Tapi jujur aja gue nggak berapa ngikutin lagi film-film Olivia, mungkin sebagian karena akses gue ke film-film dia belum nyampe aja, tapi sebagian lagi karena gue takut menghancurkan memori gue akan aktingnya yang ngegemesin di BCB. Gue takut aja sih terjadi pergeseran akting dia ke arah yang negatif.

Tapi… semoga aja nggak lah, gue yakin Olivia ini anak baik. Soalnya agak susah nemu aktris yang jago akting di Indonesia, kalau yang jago bikin skandal sih banyak. #EH []

Tampang dia waktu main di BCB, jauh ya sama yang sekarang? masih ABG banget... man, that escalated quickly!
Tampang dia waktu main di BCB, jauh ya sama yang sekarang? masih ABG banget… man, that escalated quickly!

aaa

aaa

Share This:

Related posts:

Nonton Downfall: Merinding Dini Hari
Saya yakin  sudah banyak yang menonton film ini. Ya, soalnya ini film lama, rilis tahun 2004 di Jerman (kalau rilis di USA tahun 2005) dengan disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel. Film ini masuk kate...
Meneliti Industri Film Porno (Amerika)
Tidak bisa dipungkiri bahwa film porno itu ada, film ini merupakan varian dari romantic films (yang di dalamnya juga ada kategori semi-porno, sexual films, dan erotic films), dan termasuk ke sebuah ge...
Dih... Mimpi Jadian Sama Halle Berry!
Dasar mimpi... tadi malam ga tahu deh gimana ceritanya, pokoknya ujug-ujug saya ada di sebuah ruangan mirip kantor (ga tahu deh kantor apaan). Di mimpi itu, saya ceritanya jadi pegawai kantor itu. Ter...
Madeline Carroll, The White Queen
Awalnya, saya suka banget nonton film Flipped (Rob Reiner, 2010). Pertama jelas karena ceritanya yang bagus, menurut saya film ini adalah salah satu bentuk adaptasi novel yang berhasil. Kedua karena a...
Charlene Choi, Kamu Cocok Buat...
Setelah nyaris sebulan blog saya vakum—meski sebenarnya banyak bahan yang bisa ditulis—karena saya kebingungan: mana duluan yang harus ditulis. Tapi ternyata semuanya berubah karena seorang cewek, leb...
Menguak Korelasi Triangle Composition dan Majas Pars Pro Toto dalam A Letter For Mommy
Setiap akan mengulas sebuah film, saya selalu berpegang pada kata-kata Ekky Imanjaya. Dalam sebuah wawancara yang termuat di cinemapoetica (16/02/2016) ia berkata bahwa setiap film memiliki yang naman...

SiHendra

Novelis. Editor Film. Sutradara. Blogger. Diam-diam suka sama Raisa. Penggemar Nasi Goreng. Paling benci dibilang cerewet dan disuruh diem.

Leave a Reply

Your email address will not be published.