Dih… Mimpi Jadian Sama Halle Berry!

halle-berry-espys1Dasar mimpi… tadi malam ga tahu deh gimana ceritanya, pokoknya ujug-ujug saya ada di sebuah ruangan mirip kantor (ga tahu deh kantor apaan). Di mimpi itu, saya ceritanya jadi pegawai kantor itu. Ternyata di salah satu meja duduk Halle Berry, dia juga pegawai kantor itu. Dan saya juga nggak sempet-sempetnya mikir “Kok artis Holywood macam dia mesti jadi pegawai kantoran sih? apa duitnya masih kurang?” Pokoknya lurus aja di mimpi tuh, seolah-olah Halle Berry kerja kantoran adalah hal biasa. (*nepok jidat!)

Memang saya kenal Halle Berry, tapi cuma sebatas dari film, dan sebenarnya baru setelah saya nonton film “X-Men” (Bryan Singer, 2000) disitu saya baru tahu kalau ada artis yang namanya Halle Berry… plus baru tahu kalau dia ternyata kelahiran tahun 1966 (udah tua ternyata!) .

Duh, saya kira dia adalah artis baru… ternyata dia sudah malang melintang di dunia entertaiment sejak tahun 1989, meski memang film-fim dia sebelum X-Men kurang terkenal (setidaknya di Indonesia). Padahal beberapa film-film dia sebelumnya cukup bagus juga, misalnya “Jungle Fever” (Spike Lee, 1991) yang bikin dia masuk nominasi “Best Supporting Actress” sama “Most Promising Actress” di Chicago Film Critics Association Award. Atau miniseri “Alex Haley Queen” (John Erman, 1993) yang bikin dia dapat penghargaan “Outstanding Actress in a Television Movie, Mini-Series or Dramatic Special” di ajang NAACP Image Award.

Bahkan dalam miniseri “Introducing Dorothy Dandridge” (Martha Coolidge, 1999) dia dapat empat piala bergengsi, masing-masing “Outstanding Lead Actress in a Miniseries or a Movie” di ajang Emmy Award, “Best Actress – Miniseries or Television Film” di ajang Golden Globe Award, “Outstanding Performance by a Female Actor in a Miniseries or Television Movie” di ajang Screen Actors Guild Award, dan sekali lagi “Outstanding Actress in a Television Movie, Mini-Series or Dramatic Special” dari NAACP Image Award

Dengan prestasi segitunya, tidak heran kalau sejak tahun 2000 namanya melejit dengan berbagai award, antar lain lewat film-film seperti:

“Swordfish” (Dominic Sena, 2001) – 1 piala
“Monster’s Ball” (Marc Foster, 2001) – 6 piala & 6 nominasi
“Die Another Day” (Lee tamahori, 2002) – 1 piala
“Gothika” (Mathieu Kassovitz, 2003) – 1 piala & 4 nominasi
“Their Eyes Were Watching God (Darnell Martin, 2005) – 4 nominasi
“Frankie and Alice” (Geoffrey Sax, 2010) – 2 piala & 2 nominasi

Ini belum dihitung Razzie Awards yang merupakan piala “khusus” buat artis terburuk yang pernah dia dapat lewat film “Catwoman” (Pitof, 2004)… haha, dia kesandung di satu film ini! yah, apapun… pokoknya artis bagus deh.. dan tadi malam dia jadian sama saya! OMG!

Momen jadiannya juga singkat banget, pokoknya saya nulis gitu di kertas “Do You Like Me?” terus dia bales nulis di kertas yang berbeda “Yes I am!” gitu katanya… beeuuh… langsung saya duduk di sebelah dia dan ngomong gini “So, if you like me and i like you…it’s mean you have a boyfirend now…” (bahasa Inggris campur aduk, tapi kok di mimpi serasa bener ya?)

Lalu detik itu saya terbangun! beuh! jadi “jadiannya” sebelah mana kan diterima aja belum?!). Eh nggak … saya yakin kok Halle Berry sebenarnya nerima tuh, cuma saya keburu bangun aja… hehe…

aaa

NB: saya tidak terlalu suka Halle Berry (Michelle Rodriguez menurut saya lebih sexy), tapi kalaupun memang harus-harus banget suka sama dia (atau Halle Berry maksa-maksa saya jadian sama dia), maka saya lebih suka Halle Berry berambut panjang, sementara yang mucul di mimpi semalam adalah versi berambut pendek! euh…

aaa

aaa

Share This:

Related posts:

Mbak Sora Aoi, Sini Tinggal Saja di Indonesia
Agak berlebihan kalau saya bilang: "Saya memiliki kedekatan dengan sosok Sora Aoi", preeett... bisa-bisa tudingan perdana muncul "Oh, suka nonton filmnya ya?" Eh, tapi kalau itu ya...
Semoga Franda Akan Seperti Prisia
Saya pernah nulis tentang bagaimana pertama kali “menemukan“ Prisia. Hehe… menemukan, kesannya saya  tuh pencari bakat, gitu! Intinya sih, saya lihat Prisia pertama kali di acara olahraga ANTV dan lan...
Michelle Rodriguez, Serem tapi Seksi
Kapan ya saya pertama kali lihat dia? Oh…  kalau nggak salah pas nonton Resident Evil (Paul W.S. Anderson, 2002) itu seri yang pertama, seri yang paling rame meski saya agak kecewa karena nggak sesu...
Charlene Choi, Kamu Cocok Buat...
Setelah nyaris sebulan blog saya vakum—meski sebenarnya banyak bahan yang bisa ditulis—karena saya kebingungan: mana duluan yang harus ditulis. Tapi ternyata semuanya berubah karena seorang cewek, leb...
Montir Baru: Keiko Kitagawa
Jadi kemarin siang sambil istirahat, saya nonton film Hollywood ringan. Selalu gitu kok polanya, kalau lagi pengen istirahat dari kerjaan dan ngisi waktu dengan nonton maka saya milih film-film hibura...
Jill Gladys: Penyelamat Kawin Laris
Ada beberapa film Indonesia yang memiliki cute factor hingga kita punya alasan untuk menontonnya meski ceritanya sendiri busuk. Nah, yang namanya cute factor itu ada banyak macamnya, tapi kebanyakan s...

SiHendra

Novelis. Editor Film. Sutradara. Blogger. Diam-diam suka sama Raisa. Penggemar Nasi Goreng. Paling benci dibilang cerewet dan disuruh diem.

Leave a Reply

Your email address will not be published.