Saat Kebelet Pipis

Ceritanya, adek temen saya kena dehidrasi (katanya sampe kejang-kejang) dan harus masuk rumah sakit. Menurut analisa,  itu gara-gara terlalu lama di depan komputer dan selalu lupa minum. Iya sih, kerjaan adeknya itu web programmer yang juga sama maniak game online. Kalau sudah di depan komputer bisa lupa ngapa-ngapain.

Pas saya tanya “Biasanya berapa lama adek mu di depan komputer?”, temen saya menjawab “Enam jam!” Nah saya langsung ketawa (dalam hati lah, mana berani ketawa di depan temen yang lagi sedih? Bisa kena amputasi leher!). Soalnya sebagai editor film, saya harus ada di depan dua monitor sampe kisaran limabelas jam sehari. Tapi di balik ketawa, saya juga rada-rada mikir “Kalau yang enam jam saja berpotensi kena dehidrasi, apalagi yang lima belas jam ya?”

Memang faktanya, saya juga tipe orang yang rada-rada males beranjak kalau sudah di depan komputer. Termasuk males buat makan, minum, dan mandi. Beneran, kalau saya nginep di kantor pasti nggak mandi kalau bukan terpaksa, dan sudah gatal-gatal. Apalagi faktanya, ruangan tempat saya ngedit ada di lantai tiga, terus letak kantin dan kamar mandi adanya di lantai satu. Jadi makin males, karena keluar-luar ruangan, naik turun tangga tiga lantai tanpa ada lift dengan postur tubuh perut seperti saya itu melelahkan, Jenderal! Soal minum pun begitu, karena kantin di lantai satu dan tempat ngedit di lantai tiga, jadi saya sering banget bawa-bawa air minum botol gede.

Masalahnya, saya kerja sambil sebentar-sebentar minum, terus pertanyaannya: mesti dikeluarin dimana? Masa dibiarin numpuk di perut? Karena soal minum sih bisa diatur-atur, kalau haus tinggal teguk. Kebalikannya, soal kencing nggak bisa diatur, kalau sudah kebelet kencing jelas nggak bisa ditahan! Nah, karena capek bolak-balik, akhirnya saya sering milih buat kencing di botol! Jangan bilang-bilang ya… Haha, sampe sekarang bos saya nggak tahu. Nggak mau orang tahu tapi ditulis di blog, gimana sih! Saya sukanya kencing di pojokan ruangan deket lemari kamera, kebetulan area itu agak remang-remang. Botol tampungannya dapet dari mana? Ya botol air minum yang saya bawa tadi lah.

Jadi setiap kali beli air minum, botolnya nggak dibuang, saya simpan di lemari untuk persediaan kebelet. tapi ya kalau sudah diisi air kencing sih langsung dibuang lah, penuh nggak penuh harus disingkirkan, masa sih nyimpen air kencing di loker?! Nah pas pulang kerja, itu botol saya bungkus pake kresek gede (untungnya selalu gampang menemukan kresek warna hitam yang tidak tembus pandang!), dan  saya buang di tong sampah deket parkiran.

Sebenarnya yang kasihan ya kayaknya tukang sampah di kantor, soalnya dia itu punya hobi nyortir sampah, dia sering kelihatan duduk di pojokan sambil misah-misahin sampah, organik-anorganik. Artinya botol saya pun pasti kena sortir sama dia. Saya nggak tahu air kencing itu mau dimasukkan ke kategori yang mana. Bisa jadi organik, tapi kan botol plastik itu anorganik? Halah… []

aaa

aaa

Share This:

Related posts:

Catatan The Raid: Sebaris Bersama Alay
Sebenarnya bukan pilihan saya untuk nonton sendirian ke bioskop, memang rasanya lebih nyaman kalau bareng-bareng biar rame. Tapi kemarin saya terpaksa nonton The Raid sendirian di Ciwalk XXI, soalny...
Ikigai: Apa Tujuan Kita Diciptakan?
Beberapa hari ini saya agak serius mengkaji soal IKIGAI, terutama soal yang berkaitan dengan diri sendiri. Mungkin ada yang sudah pernah denger soal ini, tapi mungkin juga belum… Kata “Ikigai” sebenar...
Impaksi 01: Apa Sih Impaksi?
Kemarin, untuk kedua kalinya saya menjalani bedah gusi gara-gara impaksi. Operasi yang pertama sudah agak lama, sekitar Juni 2015. Waktu itu setelah rontgen baru ketahuan kalau gigi saya yang impaksi ...
Impaksi 02: Operasi di RSGM
Di postingan sebelumnya, saya cerita bahwa untuk kedua kalinya saya menjalani bedah gara-gara impaksi gigi geraham bungsu. Operasi pertama saya lakukan tahun 2015, dan operasi kedua sekitar semingguan...
Apakah GNB Masih Diperlukan?
Gerakan Non Blok (GNB) atau yang dalam bahasa politik internasional disebut sebagai NAM (The Non-Aligned Movement) adalah sebuah gerakan yang tidak menganggap dirinya beraliansi dengan atau terhadap b...
Nenek Bebek Berkata...
Only boring people get bored! Itu yang nenek bebek pernah katakan, menyebalkan sekali. Perasaan bosan membuat berat semuanya, padahal pekerjaan yang menumpuk (apalagi mengerjakan hobi) harusnya bisa m...

SiHendra

Novelis. Editor Film. Sutradara. Blogger. Diam-diam suka sama Raisa. Penggemar Nasi Goreng. Paling benci dibilang cerewet dan disuruh diem.

Leave a Reply

Your email address will not be published.